Kasus Positif dan Kematian Meroket, Satgas Covid-19 Akui Pandemi Memburuk

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 19 Januari 2021 | 19:03 WIB
Kasus Positif dan Kematian Meroket, Satgas Covid-19 Akui Pandemi Memburuk
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan pandemi corona di Indonesia semakin memburuk. Kasus positif dan angka kematian terus meningkat.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, memaparkan bahwa dalam satu pekan terakhir telah terjadi peningkatan kasus positif sebesar 27,5 persen.

"Per tanggal 17 Januari terjadi kenaikan kasus sebesar 27,5 persen dibandingkan dengan sebelumnya. Angka ini menunjukan kenaikan yang paling tinggi selama masa pandemi di Indonesia. Hal ini tidak boleh dan tidak dapat ditoleransi," kata Wiku, Selasa (19/1/2021).

5 Provinsi kenaikan tertinggi kasus positif antara lain; Jawa Barat naik 4.929, DKI Jakarta naik 4.364, Jawa Tengah naik 3.986, Bali naik 806, dan Sulawesi Selatan naik 792.

Kemudian angka kenaikan kematian pasien positif Covid-19 juga meningkat sebesar 37,4 persen dibanding pekan sebelumnya.

"Jumlah kematian akibat Covid-19 kembali meningkat bahkan dengan peningkatan yang cukup drastis menjadi 37,4 presen, ini perkembangan yang buruk," ucapnya.

5 Provinsi dengan kenaikan kasus kematian tertinggi antara lain; Jawa Tengah naik 209, DKI Jakarta naik 106, Jawa Barat naik 87, DIY naik 27, Nusa Tenggara Timur naik 18 jiwa.

Wiku mengklaim salah satu penyebab kenaikan angka kasus positif dan kematian ini diakibatkan oleh belum sinkronnya data antara pemerintah pusat dan daerah.

"Salah satunya disebabkan verifikasi data yang terlambat masuk sehingga menyebabkan penumpukan pada pelaporan data di beberapa daerah, pemerintah terus berupaya memperbaiki keadaan ini," tutupnya.

baca juga

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 927.380 orang Indonesia, kini masih terdapat 146.842 kasus aktif, 753.948 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 26.590 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid di Indonesia Memprihatinkan, Ketua Satgas IDI: Tak Perlu Panik

Kasus Covid di Indonesia Memprihatinkan, Ketua Satgas IDI: Tak Perlu Panik

News | Selasa, 19 Januari 2021 | 18:52 WIB

Warga Berusia Muda Masih Mendominasi Kasus Harian Covid-19 Balikpapan

Warga Berusia Muda Masih Mendominasi Kasus Harian Covid-19 Balikpapan

Kaltim | Selasa, 19 Januari 2021 | 18:43 WIB

Isu Chip Dalam Vaksin Covid-19, Satgas: Saya Tegaskan Itu Hoaks

Isu Chip Dalam Vaksin Covid-19, Satgas: Saya Tegaskan Itu Hoaks

Jatim | Selasa, 19 Januari 2021 | 18:40 WIB

Mengapa Harus Skrining Sebelum Vaksinasi? Ini Penjelasan Pakar Imunologi

Mengapa Harus Skrining Sebelum Vaksinasi? Ini Penjelasan Pakar Imunologi

Bali | Selasa, 19 Januari 2021 | 18:39 WIB

Terkini

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

Bantah Peras Pengusaha di Kasus Jiwasraya, Febrie Adriansyah Minta Bebas dari Penjara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Pakai Minibus Modifikasi, Aksi Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Terbongkar

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Petaka Mitos Turun-Temurun: Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dicekoki Telur Mentah

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

Cerita WNI Kapten Kapal MT Honour 25 Disandera Perompak Somalia: Jangan Tembak, Saya Muslim

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Febrie Gugat Dakwaan Jaksa, Pertanyakan Kaitan Peran Ferry dengan Dugaan Pemerasan Rp55 Miliar

Febrie Gugat Dakwaan Jaksa, Pertanyakan Kaitan Peran Ferry dengan Dugaan Pemerasan Rp55 Miliar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Jamuan Panas di Bandung, Persib Incar Rekor Start Sempurna Kontra Cong Viettel FC

Jamuan Panas di Bandung, Persib Incar Rekor Start Sempurna Kontra Cong Viettel FC

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:38 WIB

5 Cara Mengetahui Tipe Kulit Wajah Sendiri di Rumah agar Tak Salah Pilih Skincare

5 Cara Mengetahui Tipe Kulit Wajah Sendiri di Rumah agar Tak Salah Pilih Skincare

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Yamaha Jadi Pemasok Tunggal Mesin Moto3 Mulai 2028

Yamaha Jadi Pemasok Tunggal Mesin Moto3 Mulai 2028

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna

Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Usut 3 Laporan Baru Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Keterangan Saksi

Usut 3 Laporan Baru Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Keterangan Saksi

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:31 WIB

×